Untuk pemasaran properti

Hubungkan performa iklan dengan percakapan calon pembeli.

Pantau belanja Meta Ads, percakapan WhatsApp, dan tindak lanjut prospek dalam satu alur yang mudah ditinjau.

Memerlukan akun Meta Ads dan WhatsApp Business untuk data langsung.

Performa iklan

HD Creative / Ads

Contoh tampilan

Belanja iklan

Rp12.500.000

Percakapan masuk

184

Lead berkualitas

46

CPQL (biaya per lead berkualitas)

Rp271.739

Belanja iklan per hari

7 hari
Atribusi terverifikasi

Tantangan CTWA untuk properti

Dari klik ke transaksi, jejak iklan sering terputus.

Meta dapat melaporkan percakapan iklan sesuai jendela atribusi. Namun, menghubungkan laporan itu dengan chat tertentu, kebutuhan calon pembeli, respons sales, dan status tindak lanjut lintas kanal masih sulit.

Meta AdsWhatsAppData sering terpisahSales / CRM
Masalah

Apa yang hilang setelah chat dimulai?

  1. 01

    Sumber percakapan

    Tanpa referral resmi yang tersimpan, tidak semua chat bisa dikaitkan ke Ad ID.

  2. 02

    Kualitas calon pembeli

    Volume dan biaya per percakapan tidak memberi konteks anggaran, tipe unit, atau rencana survei.

  3. 03

    Tindak lanjut sales

    Respons, hasil survei, dan booking sering tercatat di kanal yang berbeda.

Akibatnya, advertiser berisiko mengoptimalkan biaya chat tanpa tahu kualitas prospek atau tindak lanjutnya.

Yang dibantu HD Creative

HD Creative

Hubungkan performa iklan dengan konteks prospek.

  1. 01

    Bandingkan performa per iklan

    Tinjau belanja, tayangan, klik, dan hasil Meta menurut campaign dan iklan.

  2. 02

    Atribusi dengan bukti

    Referral resmi yang diterima ditautkan ke Ad ID. Inferensi dan percakapan tanpa sumber tetap dipisahkan.

  3. 03

    Insight saat data tersedia

    Dengan integrasi WhatsApp atau CRM aktif, tinjau kebutuhan, respons sales, dan hasil yang tercatat.

Lihat mana yang didukung bukti, mana yang belum diketahui, dan data apa yang perlu dilengkapi sebelum mengubah anggaran.

Ketersediaan insight percakapan bergantung pada referral yang diterima dan integrasi WhatsApp atau CRM yang aktif. Data tanpa bukti tetap ditandai terpisah.

Fitur

Empat cara memahami hasil iklan properti.

Lihat biaya, asal percakapan, respons sales, dan dasar penilaian lead.

Geser untuk melihat fitur lainnya

01 / 04

Biaya per lead berkualitas

CPQL membagi belanja iklan dengan jumlah lead yang mencapai Buyer Score 70 atau lebih. Nilai tidak ditampilkan jika jumlah lead valid belum tersedia.

Belanja iklan ÷ lead dengan Buyer Score ≥70

02 / 04

Atribusi dengan tingkat bukti

Referral resmi CTWA ditandai terverifikasi. Kecocokan berbasis aturan ditandai inferensi; sumber tanpa bukti tetap tidak diketahui.

Status sumber per lead

TerverifikasiInferensiTidak diketahui
03 / 04

Respons sales dari timestamp pesan

Ukur jeda dari pesan masuk pertama hingga balasan substantif sales saat riwayat pesan tersedia. Balasan otomatis dikecualikan.

Pesan pertama → balasan substantif

04 / 04

Bukti di balik skor

Model AI membantu menemukan fakta dan kutipan. Skor dihitung dengan rubrik berbobot tetap; informasi yang tak ditemukan tidak diisi asumsi.

Kutipan bukti untuk tiap kriteria

Kalkulator simulasi

Uji dampak kualitas lead pada biaya iklan.

Atur belanja, jumlah percakapan, dan bagian yang memenuhi asumsi kualitas. Hasil diperbarui langsung.

Preset anggaran

Simulasi · bukan data aktual
Rp5.000.000
Rp1.000.000Rp10.000.000
250 percakapan
10 percakapan2.000 percakapan
25%
5%90%

Persentase ini asumsi Anda, bukan klasifikasi lead aktual. Geser untuk melihat dampaknya pada biaya.

Hasil simulasi

Biaya per lead berkualitas (CPQL)

Rp80.645

Belanja iklan ÷ lead dengan Buyer Score ≥70

Biaya per percakapan

Rp20.000

Belanja iklan ÷ jumlah percakapan

Percakapan sesuai asumsi kualitas

62

25% asumsi kualitas

Perkiraan belanja pada percakapan lain

Rp3.750.000

75% porsi belanja ini berada di luar bagian yang Anda asumsikan berkualitas. Bukan ukuran pemborosan atau niat beli aktual.

Hasil ini hanya simulasi berdasarkan asumsi di sebelah kiri; bukan hasil Meta atau penilaian lead aktual.

Cara kerja

Dari data iklan ke konteks calon pembeli.

Hubungkan Meta Ads dan WhatsApp, lalu tinjau performa serta konteks percakapan yang tersedia. Analisis lead dijalankan saat diminta.

Akses Meta hanya baca. Sinkronisasi tidak mengubah iklan atau anggaran.

  1. 01

    Hubungkan akun Meta Ads

    Masuk melalui Meta dan pilih akun iklan. HD Creative mengambil data performa dengan akses baca saja.

  2. 02

    Hubungkan WhatsApp Business

    Hubungkan nomor WhatsApp Business melalui Coexistence Meta agar pesan masuk dan referral CTWA dapat diterima.

  3. 03

    Sinkronkan data

    Tarik metrik iklan dari Meta dan catat pesan melalui webhook. Percakapan dihubungkan ke iklan hanya jika bukti referral tersedia.

  4. 04

    Analisis dan tinjau lead

    Jalankan analisis saat diperlukan, lalu tinjau Buyer Score dan kutipan buktinya. Insight bergantung pada data percakapan yang tersedia.

Data dan keamanan

Bagaimana data dan akses Anda dilindungi.

Berikut perlindungan yang sudah diterapkan pada produk.

01

Informasi akses disimpan dengan aman

Informasi untuk menghubungkan Meta dan WhatsApp disimpan dalam bentuk terenkripsi dan dibuka kembali saat dibutuhkan layanan.

02

Pesan WhatsApp diperiksa sebelum diproses

Data yang dikirim WhatsApp diperiksa keasliannya terlebih dahulu. Kiriman yang tidak lolos pemeriksaan akan ditolak.

03

Data setiap organisasi dipisahkan

Pengguna hanya dapat melihat data milik organisasinya. Pembatasan ini juga diterapkan langsung pada basis data.

04

Iklan dan anggaran tetap di tangan Anda

HD Creative hanya mengambil data performa dari Meta. Iklan dan anggaran tidak dapat diubah melalui koneksi ini.

Percakapan WhatsApp disimpan untuk membantu penilaian calon pembeli. Organisasi Anda menentukan berapa lama data disimpan dan siapa di tim yang dapat mengaksesnya.

Pertanyaan umum

Yang perlu diketahui sebelum mulai.

Penjelasan singkat tentang biaya iklan, sumber data, dan penilaian calon pembeli.

CPL adalah belanja iklan dibagi jumlah percakapan. CPQL membagi belanja dengan jumlah lead yang mendapat Buyer Score minimal 70. Jika belum ada lead yang memenuhi batas itu, CPQL tidak ditampilkan. Skor membantu membandingkan lead berdasarkan informasi yang tersedia, bukan memastikan seseorang akan membeli.

AI membantu menemukan informasi yang disebut dalam percakapan, seperti anggaran, tipe rumah yang dicari, dan rencana survei. Skor dihitung dari lima hal: minat membeli, kecocokan anggaran, kecocokan kebutuhan, waktu rencana membeli, dan kesiapan melanjutkan. Kutipan percakapan dapat ditinjau; informasi yang tidak disebut tidak ditebak.

Terverifikasi berarti WhatsApp menyertakan rujukan resmi ke iklan. Inferensi berarti ada petunjuk yang cocok, tetapi tidak ada rujukan resmi. Tidak diketahui berarti buktinya belum cukup. Dalam keadaan terakhir, percakapan tidak dipasangkan ke iklan tertentu.

Tidak. HD Creative hanya membaca data performa dari Meta. Anda tetap memegang kendali untuk mengubah iklan, pengaturan, dan anggaran.

Hubungkan Meta Ads untuk melihat belanja dan performa iklan. Hubungkan WhatsApp Business agar pesan masuk dan rujukan iklan dapat diterima. Penilaian lead memerlukan isi percakapan yang tersedia; hasil survei atau booking hanya terlihat jika dicatat di sistem.

Ya. Tim Anda dapat melihat kutipan yang mendukung tiap bagian skor dan memeriksa informasi yang belum ditemukan sebelum memakai hasilnya.

Mulai dengan data Anda

Bawa data iklan dan percakapan ke satu dashboard.

Hubungkan Meta Ads dan WhatsApp Business untuk meninjau biaya iklan, sumber percakapan, dan tindak lanjut yang tersedia.